Selasa, 26 Juni 2018

PENDAKIAN KE POS 3 BATU TULIS GUNUNG MERBABU Via BASECAMP SELO LAMA

view Sabana 1

Ini kali ke 8 saya hiking ke Gunung Merbabu. Setelah selama ini puas menjelajah bagian utara Merbabu; Kopeng - Wekas - Suwanting, kali ini kami mencoba menjelajah bagian selatan-timur Merbabu.


Peta Jalur Pendakian 


Basecamp Merbabu Selo, terletak di Dukuh Genting, Desa Tarubatang, Kecamatan Selo, Boyolali. Lumayan deket dengan Basecamp Barameru Merapi, karena memang Selo terletak di tengah-tengah Merapi dan Merbabu, sehingga Selo merupakan titik awal Pendakian Gunung Merapi dan Merbabu. Jalur Selo terkenal karena keindahan view terbaik Merbabu dengan trek yang bersahabat meski agak panjang.

Untuk sampai ke Basecamp Selo, kami berangkat ber lima dari Ungaran. Akhjad, Si Jon, Mas Hari, Mbak Rita dan saya naik motor via Salatiga - Kopeng - Ketep - Selo.
Miss Dewi, rekan kami, berangkat dari Purworejo, sesuai rencana kita bertemu di Simpang Ketep.
Setelah melewati Kantor Polsek Selo kami menyusuri jalan Desa Samiran, Kampung Homestay Damandiri, terus naik ke atas sampai perempatan pos Retribusi dengan biaya @ Rp. 2500,-. Menyusuri jalan desa corbeton full View 360 kami sampai di Gerbang Basecamp Genting 1800 mdpl. Retribusi lagi @ Rp. 3000,-.

Sayang cuaca mendung menahan kami untuk segera naik. Langsung kami pesan kopi,  soto ayam dan nasi goreng telur untuk menghangatkan badan. Karena hujan dan kabut langsung turun bahkan hingga dini hari, akhirnya malam itu kami terpaksa nginep di Basecamp.
Pos Pendaftaran Pendaki tepat diawal jalur pendakian dibuka sampai jam 21.00 jadi selepas itu pendakian ditutup sampai esok harinya.

Kamis, 21 Juni 2018

Basecamp - Pos Bayangan I ( 568 mtr )
Pagi jam 9.00 kami sudah siap di garis start Pos Simaksi dan Pendaftaran Pendakian, Kantor Resort Semuncar, TNGM. Cukup banyak barengan kami pagi itu. Tiket + asuransi @ Rp. 15.000, langsung kami berangkat. Dengan bekal dan air secukupnya, tenda dan beberapa barang kami tinggal di Basecamp. Trek awal masih landai dengan vegetasi hutan pinus. Masih adem dan full bonusan.
Untuk catatan, di jalur ini tidak ada mata air, jadi persiapkan bekal, terutama air dengan baik.

Pos Bayangan 1

Setelah hampir satu jam, kami sampai di Pos Bayangan 1 Dok Jarakan. Masih belum ada view emejing karena hutan yang cukup rimbun.

Pos Bayangan I - Pos I ( 1202 mtr )
Selepas Pos Bayangan, trek mulai menanjak stabil, hingga satu jam berikutnya kami sampai di Pos 1 Dok Malang ( 2189 mdpl ) yang berupa lahan datar yang terlindung pohon, cukup aman untuk ngecamp. Pos ini bisa menampung kira-kira 10 tenda.

Tanjakan Sebelum Pos Bayangan


Pos 1 - Pos 2 ( 989 mtr )
Setelah istirahat, kami disambut jalur menanjak dengan beberapa bonusan dan vegetasi yang mulai terbuka. Merapi sudah mulai kelihatan angkuhnya.
Sebelum sampai Pos 2, kita akan melewati Tikungan Macan ( 2270 mdpl ), tanjakan lumayan terjal dengan view Merapi dan hijaunya punggungan bukit di seberang jurang.
Jam 12.00 kami baru sampai di Pos 2 Pandean ( 2412 mdpl ). Area yang lumayan datar dengan beberapa area bekas tenda dan bangunan shelter semi permanen. Dari sini terlihat Pos 3 di atas tepat di tengah lengkungan bukit. Jalur menanjak mengarah kesana pun terlihat jelas. Di Pos 2 kami sepakat untuk mendirikan tenda dan masak untuk makan siang kami.

 Pos 2 Pandean

Camp Area Pos 2

Pos 2 - Pos 3 ( 600 mtr )
Selesai makan siang, sebagian barang dan carrier kami tinggal di tenda, kami lanjut naik ke pos 3. Jalur masih nanjak stabil dengan vegetasi semak terbuka. Hamparan Edelweis, buah berry hutan dan Cantigi terlihat menyelimuti punggunan bukit sampai dibawah Sabana 1. Tepat satu jam berikutnya kami sampai di Pos 3  Batu Tulis ( 2593 mdpl ). Sampai beberapa saat kemudian kabut dan mendung mulai naik menutup area Pos 3 dengan ditemani angin kencang.
Dari Pos 3 ini kalau kita mau lanjut summit, ambil jalur ke kanan naik ke bukit dan selanjutnya akan sampai di Pos Sabana 1. Sementara jalur naik ke kiri buntu. Hanya mengantar kita ke puncak bukit dengan view Gunung Merapi.
Dengan memperhitungkan waktu turun sampai Basecamp,  kami sepakat untuk putar balik turun. Sebelum turun, kami foto bersama dengan background trek ke Sabana 1 dan Gunung Merapi di sebaliknya.
Angin yang semakin kenceng dan kabut yang semakin pekat akhirnya beneran memaksa kami untuk segera turun.


 






 Pos 3 Batu Tulis


Pos 3 - Basecamp
Jam 13.30 kami mulai turun ke Pos 2, istirahat sambil bongkar tenda di pos 2 dan langsung mengarah ke Basecamp. Tanpa gerimis dan halangan yang berarti, sekitar jam 16.30 kami sudah sampai di Basecamp.

Meninggalkan Merbabu Dengan Janji Untuk Kembali!!!


Estimasi Perjalanan:
Basecamp - Pos Bayangan : 1,5 Jam
Pos Bayangan  - Pos 1       : 1 jam
Pos 1 - Tikungan Macan    : 1 jam
Tikungan Macan - Pos 2   : 30 Menit
Pos 2 - Pos 3                    : 45  Menit


Budjeting:
Retribusi 1 : @ Rp. 2500
Retribusi 2 : @ Rp. 3000
Parkir        : Motor @ Rp. 5000
                   Mobil @ Rp. 10.000
Makan       : Rp. 8.000 -15.000
Minum       : Rp. 3.000
Simaksi     : Rp. 15.000


Rabu, 16 Mei 2018

BROMO SUNRISE TREKKING 2392 mdpl

Minggu, 13 Mei 2018


 sunrise Bromo
 
Setelah turun dari Semeru, kami semua menginap di Pendopo Basecamp Ranu Pani. Sampai sekitar jam 2.00 kami dibangunkan untuk prepare trekking ke Bromo. Rencananya kita take-off dari Ranu Pani ke Bromo dan langsung landing di homestay kami di Tumpang. Jadi segala carrier dan yang lain tidak ada yang ditinggal.

4 Ekor Jeep sudah rapi berjajar, carrier pun sudah tertata di punggung Jeep, kami berangkat menuju Bromo, start jam 03.00.

Dari sejak gerbang kaldera Bromo sampai parkiran jeep di Bromo yang kami dapati adalah debu!!

Banyak juga yang menggunakan motor roda dua untuk ke Bromo, yang menurut saya sangat tidak direkomendasikan pada musim saat ini. Selain karena jalanan sebagian banyak masih berupa pasir lembut sehingga akan sangat susah mengendalikan motor, tapi juga karena debu yang sangat parah. Terlebih jalur untuk motor dan Jeep masih sama. Akan sangat-sangat berdebu saat ada Jeep rock n roll berpapasan.

 Milkyway

Jam 4.30 kami baru sampai di lokasi Sunrise!!
Tapi bukan itu yang bikin saya excited. Namun begitu saya juga sangat menikmati saat-saat sunrise meski dalam suhu dingin kami menunggu sunrise. Dari sini terlihat Kaldera Bromo. Memang ketinggian Gunung Bromo adalah 2392 mdpl tetapi kita cukup trekking hanya kira-kira 200 meter dari dasar Kaldera.







 View Kaldera Tengger

Jam 06.00 tepat kami berangkat menuju Bromo. Menuju Gn. Bromo (2.392m) kami melewati Bukit Teletubbies dan beberapa Sabana yang memanjang searah ke Bromo. Selain lautan pasir kami melewati beberapa Gunung di Kaldera Tengger;
Gn. Batok (2.470m) Gn.Kursi (2,581m) Gn. Watangan (2.662m) dan Tirta Suci Gn. Widodaren (2.650m) yang di batasi oleh Tebing Bukit di sisi luar.

Jam 6.25 kami sampai di parkiran Jeep di area Lautan Pasir Bromo. Beberapa dari kami langsung prepare untuk naik ke kawah Bromo. Dengan berjalan, kami bersama-sama mengarah ke Pura Luhur Poten yang tepat didepan Gunung Batok dan Pasir Berbisik.

  Gunung Batok ( 2470 mdpl )


 Summit Track


 View dari tangga Bromo

 View Kawah Bromo

Menyusuri jalur trekking  ke Kawah Bromo sangat menyiksa kami. Bukan karena beratnya carrier yang kami bawa, melainkan karena debu.
Melewati Pasir Berbisik, debu sangat pekat beterbangan bercampur dengan kotoran kuda. Sekali lagi, untuk saya, sangat tidak direkomendasikan untuk ke Bromo dalam cuaca dan musim seperti ini. Karena jalan untuk kuda dan manusia juga masih satu jalur, kotoran kuda dan debu bercampur.

Jam 7.45 kami sampai di Puncak Kawah Bromo setelah sebelumnya antri di tangga Bromo. Berbeda dengan bayangan, ternyata di Kawah Bromo, selain sangat ramai, faktor keamanan juga sangat minim. Pagar pembatas kawah masih seadanya dan perilaku pengunjung juga tak kalah sembrononya. Terlebih dengan area di kiri-kanan sangat terjal ke bawah. Saya tidak tau kenapa, tiba-tiba langsung parno. Basah berkeringat telapakan kaki.



Setelah foto cukup, saya putuskan untuk langsung turun meski hanya sekitar 5 menit di atas. Pun jalur turun penuh dengan pengunjung, sehingga mau tidak mau harus antri. Debu dan panas juga bertambah karena semakin terik. 




 Porter dan Guide

 Me And the Jeep


 Team and The Jeep

Jam 8.45 kami sudah sampai kembali di parkiran Jeep. Sesuai kesepakatan jam 9.00 kami akan kembali ke Tumpang.


Perjalanan seru di atas Jeep sangat kami nikmati. Sepanjang jalan penuh dengan pemandangan emejing. Kami melewati Lautan Pasir Tengger dengan balapan Jeep. Siapa di belakang sudah pasti puas makan debu. Kami juga kembali melewati Padang Sabana Tengger dengan Bukit Teletubbies-nya yang dipenuhi semak rumput.  

   Bukit Teletubbies

 BTS Trans
 Jeep Balap

 Kaldera Taman Nasional Bromo Tengger

Hingga akhirnya kami sampai di Tumpang, homestay kami sekitar jam 11.30 siang, untuk langsung prepare packing karena kereta kami berangkat jam 17.35.

Dari Stasiun Malang Baru, kami sampai di Stasiun Tawang Semarang jam 2.50 dan sampai di rumah Pondok Mertua Indah sekitar jam 3.15
Tetap semangat karena nanti pagi jam 6.00 sudah harus berangkat nguli....